Categories
Uncategorized

Akar Tunggang ; Pengertian, Ciri, Jenis

Akar tunggang adalah akar yang besar, sentral, dan dominan dari mana akar lain bertunas secara lateral. Biasanya akar tunggang agak lurus dan sangat tebal, bentuknya meruncing, dan tumbuh langsung ke bawah.

Ada juga yang mengatakan sebuah akar utama atau akar primer yang telah berasal dari suatu biji. Benih-benih itu telah berkecambah dan membentuk akar lembaga, yang kemudian tumbuh menjadi akar primer.

Ciri – Ciri Akar Tunggang

Mempunyai beberapa karakteristik sehingga kita dapat dengan mudah mengenalinya. Sifat-sifat akar tersebut diantaranya ialah:

  • Ditemukan dalam sebuah tanaman dikotil (biji bengkok).
  • Akar cukup kuat untuk mendukung struktur tanaman sehingga stabil meskipun ada angin kencang.
  • Mempunyai sebuah akar primer (Akar primer ialah akar yang terus tumbuh dan tumbuh memanjang, akar ini adalah akar utama yang mendukung. Akar primer sering disebut sebagai akar tap atau akar institusional. Akar sekunder ialah akar yang berasal dari atau dapat tumbuh dari akar lain akar cabang)

Akar Tunggang

Contoh tumbuhan yang memiliki akar tunggang, diantaranya yaitu;
1. Pohon Jeruk
2. Akasia
3. Pohon Asam
4. Pohon Beringin
5. Jambu Biji

Jenis Akar Tunggang

Jenis dari akar tunggang terdapat dua jenis, yaitu tidak bercabang dan juga bercabang. Yang bercabang memiliki cabang relatif banyak, dan sering kita jumpai pada tumbuhan dengan keping ganda.

Yang tidak bercabang mempunyai jumlah cabang lebih sedikit. Bentuknya seperti tombak, bentuk benang, hingga gangsing. Akar seperti ini dapat kita temui pada wortel dan juga lobak.

Struktur Akar

Perbedaan serabut dan tunggang yang paling ketara adalah berdasarkan strukturnya. Akar tunggang, pada umumnya terdiri atas akar utama dan sejumlah akar cabang.

Akar cabang tersebut seperti leher, serabut, batang, rambut, serta tudung akar. Berbeda dengan akar serabut. Akar ini justru hanya terdiri dari berbagai macam akar dengan ukuran yang relatif sama yang membentuk seperti rambut, serabut, dan juga tudung akar.

Fungsi

Mampu menyimpan berbagai macam material makanan yang berasal dari proses penyerapan sari-sari, unsur hara, dan juga air. Contohnya seperti tumbuhan wortel.

Sementara akar serabut memiliki fungsi sebagai penopang tanaman monokotil supaya bisa tumbuh secara kokoh walaupun tidak sekuat jenis akar satunya.

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to BLOG MAHASISSWA UNIVERSITAS MEDAN AREA. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!